Minggu, 17 November 2013

Dasar-Dasar Pemrograman Java



Dasar-Dasar Pemrograman Java

Tipe data primitif 
1.  Logika - boolean  Tipe data boolean diwakili oleh dua pernyataan : true dan false  
2.  Teksual – char  Tipe data character (char) diwakili oleh karakter single Unicode.  Tipe data ini harus memiliki ciri berada dalam tanda single quotes(’ ’) 
‘a’ //Huruf a  ‘\t’ //A tab  '\'' //untuk single quotes
 '\"' //untuk double quotes
 Meskipun, String bukan merupakan tipe data primitif (namun merupakan suatu Class). String mewakili tipe data yang terdiri atas beberapa karakter. 
String message=“Hello world!” 
3.  Integral – byte, short, int & long  Tipe data yang terintegrasi dalam java menggunakan tiga bentuk- yaitu desimal, oktal atau heksadesimal. 
Sebagai contoh,
 2  //nilai desimal 2 
077  //angka 0 pada awal pernyataan mengindikasikan nilai oktal    
4.  Floating Point – float dan double  Tipe Floating point memiliki double sebagai default tipe datanya.
E or e //(add exponential value)
 F or f //(float)
 D or d //(double) 
Contohnya :            3.14 //nilai floating-point sederhana (a double) 
6.02E23 //A nilai floating-point yang besar  
Variabel 
Variabel adalah item yang digunakan data untuk menyimpan pernyataan object.  Variabel memiliki tipe data dan nama.  Tipe data mengindikasikan tipe dari nilai yang dapat dibentuk oleh variabel itu sendiri.  Nama variabel harus mengikuti aturan untuk pengidentifikasian.  
Deklarasi dan Inisialisasi Variabel  Untuk deklarasi variabel adalah sebagai berikut :
<data tipe> <name> [=initial value];  
Catatan: Nilainya berada diantara <> adalah nilai yang disyaratkan, sementara nilai dalam tanda [] bersifat optional.  Berikut ini adalah contoh program yang mendeklarasikan dan menginisialisasi beberapa variabel,
public class VariableSamples 
{
 public static void main( String[] args ){ 
boolean result;  char option;  option = 'C';  double grade = 0.0; 
} 
}   
Menampilkan Data Variabel  Untuk mengeluarkan nilai dari variabel yang diinginkan, kita dapat menggunakan perintah sebagai berikut :
System.out.println() 
System.out.print()  
Contoh program :
public class OutputVariable 
{ 
public static void main( String[] args ){ 
int niai = 10; 
char x; 
x = ‘A’; 
System.out.println( nilai ); 
System.out.println( “Nilai x=“ + x ); 
} 
}
Output : 10  Nilai x=A  

System.out.println() vs. System.out.print() 
Pernyataan 1: System.out.print("Hello "); 
System.out.print("world!"); 
Pernyataan tersebut akan menghasilkan output berikut ini pada layar : Hello world!  
Pernyataan 2: System.out.println("Hello "); 
System.out.println("world!"); 
Pernyataan ini akan menghasilkan output sebagai berikut pada layar : Hello  world!   
 
  

Operators
Dalam Java, ada beberapa tipe operator. Ada operator arithmatika, operator relasi, operator logika, dan operator kondisi. Operator ini mengikuti macam-macam prioritas yang pasti jadi compilernya akan tahu yang mana operator untuk dijalankan lebih dulu dalam kasus beberapa operator yang dipakai bersama-sama dalam satu pernyataan.    
Contoh program penggunaan operator-operator : 
public class aritmatikaDemo 
{ 
public static void main(String[] args) 
{ 
int i = 37; 
int j = 42; 
double x = 27.475; 
double y = 7.22; 
System.out.println("Nilai Variabel..."); 
System.out.println(" i = " + i); 
 
System.out.println(" j = " + j); 
System.out.println(" x = " + x); 
System.out.println(" y = " + y);   
System.out.println("Penjumlahan...");  
System.out.println(" i + j = " + (i + j)); 
System.out.println(" x + y = " + (x + y));
System.out.println("Pengurangan...");   
System.out.println(" i - j = " + (i - j)); 
System.out.println(" x - y = " + (x - y)); 
System.out.println("Perkalian...");    
System.out.println(" i * j = " + (i * j)); 
System.out.println(" x * y = " + (x * y)); 
System.out.println("Pembagian...");   
System.out.println(" i / j = " + (i / j)); 
System.out.println(" x / y = " + (x / y)); 
System.out.println("Sisa Hasil Bagi..."); 
System.out.println(" i % j = " + (i % j)); 
System.out.println(" x % y = " + (x % y)); 
System.out.println("Gabungan...");
System.out.println(" j + y = " + (j + y)); 
System.out.println(" i * x = " + (i * x));  } 
}  

Output program :  
Nilai Variabel... 
i = 37 
j = 42 
x = 27.475 
y = 7.22 
Penjumlahan... 
i + j = 79 
x + y = 34.695 
Pengurangan...
 i - j = -5
 x - y = 20.255 
Perkalian...
 i * j = 1554
 x * y = 198.37 
Pembagian...
 i / j = 0 
x / y = 3.8054 
Sisa Hasil Bagi...
i % j = 37 
x % y = 5.815
 Gabungan... 
j + y = 49.22
 i * x = 1016.58