Sabtu, 29 November 2014

KONEKSI POSTGRESQL PADA JAVA (NETBEANS)


Landasan Teori
Langkah-langkah Koneksi database
Terdapat beberapa langkah yang secara umum harus dilakukan sehingga aplikasi yang berbasis Java dapat berinteraksi dengan database server. Langkah-langkah tersebut sebagai berikut :
1. Impor package java.sql
2. Memanggil Driver JDBC
3. Membangun Koneksi
4. Membuat Statement
5. Melakukan Query
6. Menutup Koneksi

1. Impor package java.sql
            Pertama-tama yang harus dilakukan sebelum Anda membuat program JDBC adalah mengimpor package java.sql terbih dahulu, karena di dalam package java.sql tersebut terdapat kelas-kelas yang akan digunakan dalam proses-proses berintekasi dengan database server misalnya kelas DriverMaganer, Connection, dan ResultSet.
            Hal ini sangat penting dilakukan karena bagi pemula seringkali lupa untuk mengimpor package yang kelas-kelas yang akan digunakan terdapat di dalamnya, sehingga mengakibatkan kegagalan dalam mengkompile program Java.
Adapun listing untuk mengimpor package java.sql adalah sebagai berikut :

            Import java.sql.*;

Listing ini dituliskan sebelum Anda menulis kelas

2. Memanggil Driver JDBC
            Langkah pertama untuk melakukan koneksi dengan database server adalah dengan memanggil JDBC Driver dari database server yang kita gunakan. Driver adalah library yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database server. Driver dari setiap database server berbeda-beda, sehingga Anda harus menyesuaikan Driver JDBC sesuai dengan database server yang Anda gunakan.
Berikut ini adalah listing program untuk memanggil driver JDBC. 

Class.forName(namaDriver); atau Class.forName(namaDriver).newInstance();

            Kedua cara di atas memiliki fungsi yang sama yaitu melakukan registrasi class driver dan melakukan intansiasi. Apabila driver yang dimaksud tidak ditemukan, maka program akan menghasilkan exception berupa ClassNotFoundException. Untuk menghasilkan exception apabila driver tidak ditemukan, maka diperlukan penambahan try-catch. Adapun cara menambahkan try-catch untuk penanganan error apabila driver tidak ditemukan, sebagai berikut :
Try {
Class.forName(namaDriver);
} catch (ClassNotFoundException e) {
... Penanganan Error ClassNotFoundException
}

Contoh listing memanggil driver menggunakan PosqgreSQL adalah :
try {
Class.forName(“org.postgresql.Driver”);
} catch (ClassNotFoundException e) {
System.out.println(“Pesan Error : “ + e)
}

Berikut ini adalah daftar nama-nama driver dari beberapa database server yang sering digunakan.
Database Server
Nama Driver
JDBC-ODBC
sun.jdbc.odbc.JdbcOdbcDriver
MySQL
com.mysql.jdbc.Driver
PostgreSQL
org.postgresql.Driver
Microsoft SQLServer
com.microsoft.jdbc.sqlserver.SQLServerDriver
Oracle
oracle.jdbc.driver.OracleDriver
IBM DB2
COM.ibm.db2.jdbc.app.DB2Driver

3. Membangun Koneksi
            Setelah melakukan pemanggilan terhadap driver JDBC, langkah selanjutnya adalah membangun koneksi dengan menggunakan interface Connection. Object Connection yang dibuat untuk membangun koneksi dengan database server tidak dengan cara membuat object baru dari interface Connection melainkan dari class DriverManager dengan menggunakan methode getConnection().
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(<argumen>);
            Untuk menangani error yang mungkin terjadi pada proses melakukan koneksi dengan database maka ditambahkan try-catch. Exception yang akan dihasilkan pada proses ini adalah berupa SQLException. Adapun cara penulisan listingnya adalah sebagai berikut :
try {
... koneksi database
} catch (SQLException sqle){
... penanganan error koneksi
}
            Ada beberapa macam argumen yang berbeda dari methode getConnection() yang dipanggil dari DriverManager, yaitu :
·         getConnection(String url)
            Pada methode diatas hanya memerlukan argumen URL, sedangkan untuk data user dan password sudah diikutkan secara langsung. Adapun penulisan nilai sebagai berikut :
jdbc:<DBServer>://[Host][:Port]/<namaDB>?<user=User>&<password=Pasword>
Berikut ini contoh penggunaan methode ini didalam program :
try {
String url = “jdbc: postgresql://localhost:3306/Dbase? User = adi & password = pas”;
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(url);
System.out.prinln(“Proses apabila koneksi sukses”);
} catch (SQLException sqle) {
System.out.println(“Proses apabila koneksi gagal dilakukan”);
}

  getConnection(String url, Properties info)

            Pada methode ini memerlukan URL dan sebuah object Properties. Sebelum menggunakan methode ini, Anda harus melakukan import package berupa java.util.*, ini dikarenakan object Properties terdapat pada package tersebut. Object Properties berisikan spesifikasi dari setiap parameter database misalnya user name, password, autocommit, dan sebagainya. 


Berikut ini contoh penggunaan methode ini didalam program :
try {
String url = “jdbc: postgresql://localhost:5432/praktikumdbd”;
Properties prop = new java.util.Properties(); // tidak mengimpor kelas
prop.put(“user”,”NamaUser”);
prop.put(“password”,”datapassword”);
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(url, prop);
System.out.prinln(“Proses apabila koneksi sukses”);
} catch (SQLException sqle) {
System.out.println(“Proses apabila koneksi gagal dilakukan”);

}

·         getConnection(String url, String user, String password)
            Pada methode ini memerlukan argumen berupa URL, user name, dan password. Methode ini secara langsung mendefinisikan nilai URL, user name dan password.
Berikut ini contoh penggunaan methode ini didalam program :
try {
String url = “jdbc: postgresql://localhost:5432/ praktikumdbd”;
String user = “adi”
String password “ternate”
Connection koneksi = DriverManager.getConnection(url, user, password);
System.out.prinln(“Proses apabila koneksi sukses”);
} catch (SQLException sqle) {
System.out.println(“Proses apabila koneksi gagal dilakukan”);
}

Berikut ini adalah daftar penulisan URL dari beberapa database server yang sering digunakan.
Database Server
Nama URL
Contoh penggunaan
JDBC-ODBC
jdbc:odbc:<NamaDatabase>
jdbc:odbc:Dbase
MySQL
jdbc:mysql://<nmHost>:<port>/<nmDB>
jdbc:mysql://localhost:3306/Dbase
PostgreSQL
jdbc:postgresql://<nmHost>:<port>/<nmDB>
jdbc:postgresql://localhost:5432/Dbase
Microsoft SQLServer
jdbc:microsoft:sqlserver://<nmHost>:<port>; DatabaseName=<namaDatabase>
jdbc:microsoft:sqlserver://localhost:1433; DatabaseName=Dbase
Oracle
jdbc:oracle:thin:@<nmHost>:<port>:<nmDB>
jdbc:oracle:thin:@localhost:1521:Dbase
IBM DB2
jdbc:db2:<NamaDatabase>
jdbc:db2:Dbase
4. Membuat Statement
            JDBC API menyediakan interface yang berfungsi untuk melakukan proses pengiriman statement SQL yang terdapat pada package java.sql. Statement yang ada secara umum digunakan terdiri dari berikut :

  • Statement

            Interface ini dibuat oleh methode Connection.createStatement(). Object Statement digunakan untuk pengiriman statement SQL tanpa parameter serta Setiap SQL statement yang dieksekusi dikirim secara utuh ke database.
     Statement stat = Connection.createStatement();
  •     PreparedStatement

            Interface ini dibuat oleh methode Connection.prepareStatement(). Object PreparedStatement digunakan untuk pengiriman statement SQL dengan atau tanpa parameter. Interface ini memiliki performa lebih baik dibandingkan dengan interface Statement karena dapat menjalankan beberapa proses dalam sekali pengiriman perintah SQL, pengiriman selanjutnya hanya parametered querynya saja.
     PreparedStatement stat = Connection.prepareStatement();

5. Melakukan Query
            Setelah kita memiliki object statement, kita dapat menggunakannya untuk melakukan pengiriman perintah SQL dan mengeksekusinya. Methode eksekusi yang digunakan untuk perintah SQL terbagi menjadi dua bagian yaitu untuk perintah SELECT methode eksekusi yang digunakan adalah executeQery() dengan nilai kembaliannya adalah ResultSet, dan untuk perintah INSERT, UPDATE, DELETE methode eksekusi yang digunakan adalah executeUpdate().

            Berikut ini adalah contoh melakukan eksekusi perintah SQL dan mengambil hasilnya (ResultSet) dengan menggunakan perintah SELECT :
String sql = “SELECT kode, nama, alamat, kelas FROM dataSiswa”;
ResultSet set = stat.executeQuery(sql);
while (set.next()) {
String kode = set.getString("kode");
String nama = set.getString("nama");
String alamat = set.getString("alamat");
String kelas = set.getString("kelas");
Berikut ini adalah contoh melakukan eksekusi perintah SQL dengan menggunakan perintah DELETE.
String sql = "DELETE FROM data_siswa WHERE kode = “1234”;
PreparedStatement stat = konek.prepareStatement(sql);
stat.executeUpdate();

6. Menutup Koneksi
Penutupan terhadap koneksi database perlu dilakukan agar sumber daya yang digunakan oleh object Connection dapat digunakan lagi oleh proses atau program yang lain. Sebelum kita menutup koneksi database, kita perlu melepas object Statement dengan kode sebagai berikut:
     statement.close();
Untuk menutup koneksi dengan database server dapat kita lakukan dengan kode sebagai berikut :

     connection.close();

Praktikum
       Pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara mengkoneksikan postgreSQL pada java (netbeans). Materi kali ini akan sedikit membubuhkan tutorial untuk pengkoneksian dan penyampaian contohnya. Seperti berikut langkah-langkahnya :
1. Buatlah project baru pada netbeans
2. Pada project tersebut, klik kanan – properties
3. Pilih Libraries pada list Properties
4. Add Library
7. Add JAR/Folder
8. Browse file konektor PostgreSQL
9. ambil file konektor, semisal :postgresql-9.0-801.jdbc4.jar atau versi yang lain.
10. Kemudian open
11. Klik OK


   12. Coba lihat diproject netbeans - Libraries seperti gambar dibawah ini:

13. Disitu sudah tertanam driver Java DB dan jdbc.jar



          Setelah kita menambah libraries, kita membuat kelas baru, yang diberi nama kelas koneksi. Caranya adalah kita klik kanan pada package, lalu pilih new, pilih new class. New class tersebut kita beri nama koneksi. Lalu kita klik finish.




Lalu dalam kelas tersebut kita tuliskan list program sebagai berikut :

Kemudian kita cek, apakah kita sudah berhasil membuat koneksi atau belum. Caranya dengan menjalankan (run) program yang susdah kita tulis tadi dengan (Shift+F6). Apabila berhasil maka akan keluar perintah seperti ini.


Setelah membuat kelas koneksi, kita membuat class baru dengan jFrame Form. Caranya seperti saat kita membuat kelas koneksi.

Kemudian kita membuat form seperti ini di kelas baru tersebut. Buatlah rancangan form seperti ini, di kelas jFrame Form yang sudah kita beri nama tadi.

Setelah kita membuat form ini, kita tinggal menambahkan event disetiap tombol-tombolnya
1. Simpan

Berikut adalah list program untuk tombol simpan


2. Edit
Berikut adalah list program untuk tombol edit


3. Hapus
Berikut adalah list program untuk tombol hapus



4. Tampil
Berikut adalah list program untuk tombol tampil


5. Reset

Berikut adalah list program untuk tombol reset


 Perbedaan
Tidak ada perbedaan yang mencolok pada praktikum ini. Perbedaannya hanya terletak pada nama program yang dipakai dalam koneksi, yaitu PostgreSQL atau MySQL.

Manfaat
Agar pembaca dapat memahami dalam penggunaan Database PostgreSQL dan Bahasa pemrograman Java untuk membuat suatu program aplikasi.

1 komentar: