LAPORAN
PRAKTIKUM DESAIN BASIS DATA
“Sub Query dan Index”
Landasan Teori
Dalam mengolah
suatu database, ada suatu perintah yang dinamakan sub query dan index, berikut
ini adalah pengertian serta penjelasan dari perintah-perintah tersebut :
SELECT INTO STATEMENT
Query
select into statement merupakan query SQL yang digunakan untuk mengopi
informasi dari tabel ke tabel yang lain tanpa membuat tabel sebelumnya.
Berikut
struktur query penggunaan select into statement untuk mengopi semua data dari
tabel1 ke tabel yang baru :
SELECT
* INTO newtable FROM table1;
Berikut
struktur query penggunaan select into statement untuk mengopi data berdasarkan
kolom tertentu dari tabel1 ke tabel yang baru :
SELECT
column_name(s) INTO newtable [IN externaldb] FROM table1;
Contoh :
- mengopi semua data dari tabel mahasiswa ke
tabel baru yang dinamakan “identitas 1”:
Select
* into identitas1 from mahasiswa;
- mengopi data pada kolom nim dan nama dari
tabel mahasiswa ke tabel baru yang dinamakan “identitas 2”:
Select
nim_mhs, nama_mhs into identitas2 from mahasiswa;
SUB QUERY
Subquery
atau query Nested merupakan bentuk query yang terdapat dalam query yang lain.
Subquery dapat ditempatkan dalam klausa where, having, from bersama dengan
operator perbandingan seperti = untuk baris tunggal dan untuk baris berganda
menggunakan in, not in atau <>, < any, >, >=,<=. Penggunaan
sub query dapat diterapkan pada pernyataan SELECT, UPDATE, DELETE, dan INSERT.
Bentuk penggunaannya sebagai berikut :
Select
nama_kolom from nama_tabel where nama_kolom operator (subquery);
INDEKS
Indeks
disini berguna dalam suatu pencarian nilai atau data dalam database. Dalam
suatu kasus ketika mengakses sebuah tabel biasanya DBMS akan membaca seluruh
tabel baris perbaris hingga selesai. Ketika baris sangat banyak dan hasil dari
query hanya sedikit, maka hal ini sangat tidak efisien. Seperti halnya ketika
kita membaca sebuah buku dan ingin mencari kata atau istilah tertentu dalam
buku maka biasanya akan di cari dengan membuka setiap halaman dari awal sampai
akhir. Dengan adanya indeks buku maka kita cukup dengan membuka indeks,
sehingga akan cepat dalam pencarian kata tersebut. PostgreSQL tidak bisa membuat
indeks dengan otomatis, sehingga user dapat membuat indeks tersebut untuk
sering kali digunakan kolom, biasanya dalam clause WHERE. Berikut struktur SQL
:
CREATE
INDEX nama_index ON nama_tabel (nama kolom);
Indeks
sebaiknya jangan digunakan pada tabel atau kolom yang sangat jarang atau tidak
pernah diakses. Selain untuk perintah SELECT Indeks juga bermanfaat untuk
UPDATE dan DELETE yang menggunakan kondisi pencarian. Sedangkan Unique index
mirip dengan indeks tetapi lebih digunakan untuk mencegah duplikasi nilai yang
terdapat dalam tabel. Jadi dengan adanya unique index berarti pembaca tidak
dapat meng-insert nilai yang sama dalam sebuah tabel. Berikut struktur SQL nya
:
CREATE
UNIQUE INDEX nama_index ON nama_tabel (nama kolom);
Untuk menghapus index berikut strukturnya :
DROP INDEX
Nama_index;
KOLOM UNIK
Unique
berfungsi untuk menjaga agar tidak terjadinya duplikasi nilai (kesamaan data)
dalam sebuah kolom, hal ini dapat ditangani dengan membuat sebuah indeks unik
atau fungsi unik sendiri pada kolom yang dimaksud. Unique ini sering digunakan
dalam pembuatan bukan primary key namun membutuhkan cek dupikasi agar tidak ada
yang sama, karena dalam primary key sudah otomatis mempunyai sifat unik.
Berikut Struktur SQL saat pembuatan tabel baru :
CREATE TABLE
nama_tabel (nama_kolom tipe_data unique);
Ketika tabel
sudah ada kita bisa menggunakan cara seperti pada BAB. 2 berikut struktur SQL
nya :
ALTER TABLE
nama_tabel ADD UNIQUE (nama_kolom);
Untuk menghapus unique berikut caranya :
ALTER TABLE
nama_table DROP CONSTRAINT NAMA_CONSTRAIN
CHECK
Check
berfungsi untuk melakukan pembatasan nilai masukan dalam sebuah kolom, sebagai
contoh misalkan kita ingin agar kolom gender yang terdiri dari satu
karakter hanya memiliki dua pilihan karakter yaitu M (male) atau F
(Female) ini dapat kita seting dengan menggunakan CHECK. Dengan menggunakan
CHECK maka sebuah kolom hanya bisa diisi dengan data yang memenuhi kriteria
dalam CHECK. Berikut query contoh pengunaan check :
db_contoh=>
CREATE TABLE pelanggan (
db_contoh(>
nama varchar(35),
db_contoh(>
kode_area CHAR(10) CHECK (length(trim(kode_area)) = 2),
db_contoh(>
umur INTEGER CHECK (umur >= 0),
db_contoh(>
gender CHAR(1) CHECK (gender IN ('L', 'P')),
db_contoh(>
ttl DATE CHECK (ttl BETWEEN '1998-01-01' AND CURRENT_DATE),
db_contoh(>
CHECK (upper(trim(nama)) != 'nita' OR
db_contoh(>
upper(trim(nama)) != 'jeki')
db_contoh(>
);
CREATE
Penggunaan TRIM
Suatu ketika
pasti akan memiliki data yang di dalamnya terdapat spasi kosong yang tidak
diperlukan, misalnya spasi ganda. Jika ada masalah seperti ini, kita dapat
membersihkan spasi-spasi kosong yang tidak diperlukan menggunakan fungsi TRIM,
RTRIM, dan LTRIM. Ketiga fungsi ini memiliki bentuk penggunaan sebagai berikut
:
-
RTRIM : digunakan untuk membersihkan spasi kosong yang
ada di bagian kanan (Right) String.
-
LTRIM : digunakan untuk membersihkan spasi kosong yang
ada di bagian kiri (Left) String.
-
TRIM : digunakan untuk membersihkan spasi kosong yang
ada di bagian kiri, kanan, maupun tengah String
Berikut Struktur SQL nya :
Select
trim(nama_kolom) from nama_tabel;
Dalam
penggunaannya, fungsi TRIM memiliki tiga opsi. Ketiga opsi ini dapat digunakan
untuk menentukan karakter apa yang akan dihapus dari suatu String. Jadi, fungsi
TRIM juga dapat menghilangkan karakter tertentu (bukan spasi kosong saja) dari
suatu string. Opsinya sebagai berikut:
-
LEADING : merupakan opsi untuk menghilangkan karakter
terpilih yang ada di sebelah kiri. Parameter Leading diartikan sebagai sufik
dari karakter yang ada.
-
TRAILING : merupakan opsi untuk menghilangkan karakter
terpilih yang ada di sebelah kanan String. Parameter Trailing diartikan sebagai
sufik dari karakter yang ada.
-
BOTH : merupakan opsi yang dapat menangani parameter
Leading maupun Trailing.
Berikut Struktur SQL nya :
Select
trim(LEADING ‘karakter, misal : -’ from nama_kolom) from nama_tabel;
TUGAS PRAKTIKUM
Tugas praktikum kali ini
masih menggunakan tabel pada praktikum sebelumnya :
1. Tampilkan nama
fakultas dan jumlah mahasiswa yang mampunyai ketentuan nama fakultas yang
dimunculkan dengan jumlah mahasiswanya terkecil!
MySQL
2. Tampilkan nama
mahasiswa, nama fakultas, alamat dengan syarat nama fakultas sama dengan edi
dan alamatnya tidak sama dengan luki!
MySQL
3. Buatlah index di
tabel mahasiswa(alamat). Kemudian buat lagi index yang bersifat unik pada tabel
fakultas(fak_nama) kemudian amati perbedaannya ketika memasukkan data yang
sama!
MySQL
4. Buat kolom nama
di mahasiswa menjadi unik dan inputkan 2 data yang sama. Kemudian amati
perbedaannya !
PostgreSQL
MySQL
5. Pindahkan data
dari tabel mahasiswa, fakultas ambil kolom nim, nama mahasiswa, alamat, nama
fakultas ke tabel baru yang dinamai “tabel identitas‟.
PostgreSQL
MySQL
6. Buatlah contoh
penggunaan check pada sub bab pembahasan CHECK. Kemudian masukkan beberapa data
baik yang sesuai dengan criteria check maupun yang bukan dan amati
perbedaannya.
PostgreSQL
MySQL
7. Inputkan data di
tabel mahasiswa dimana pada kolom nama sebelum inputkan karakter dahulukan
dengan spasi dan di akhiri dengan tanda “+” seperti berikut : “ andi
cahyono++++”. kemudian munculkan seluruh data dan hilangkan spasi didepan!
PostgreSQL
MySQL
8. Munculkan data
mahasiswa dengan hilangkan karakter “+” di akhir data dan karakter “a” di awal
kata pada kolom nama!
PostgreSQL
MySQL
Perbandingan antara
PostgreSQL dan MySQL
Terdapat perpedaan pada query SELECT
INTO STATEMENT. Pada PostgreSQL kita dapat menggunakan query SELECT INTO
STATEMENT. Namun pada MySQL tidak. Kita harus melakukannya secara manual. Yaitu
dengan membuat tabel baru terlebih dahulu, lalu kemudian kita memasukkan data
kedalam tabel tersebut dengan menggunakan perintah sub query.
Kita dapat
memasukkan data yang berawalan spasi. Ada perbedaan pada saat kita memunculkan
data tersebut. Pada PostgreSQL, ketika kita menampilkan data tersebut, dapat
terlihat bahwa data tersebut berawalan spasi. Namun berbeda pada MySQL, ketika
kita menampilkan data, maka spasi tersebut tidak terbaca atau seakan-akan data
tersebut tidak berwalan spasi.
Terdapat
perbedaan penulisan dalam perintah TRIM. Pada PostgreSQL, apabila kita
menggunakan spasi untuk memisahkan setiap kata dalam query TRIM, query tersebut
masih dapat dieksekusi. Sedangkan pada MySQL, apabila kita menggunakan spasi,
maka timbul error.
Kesimpulan
Berikut ini adalah perintah-perintah dalam sub query dan
index:
1. SELECT INTO
STATEMENT
Query select into statement merupakan query
SQL yang digunakan untuk mengopi informasi dari tabel ke tabel yang lain tanpa
membuat tabel sebelumnya.
2.
SUB QUERY
Subquery atau query Nested merupakan bentuk
query yang terdapat dalam query yang lain. Penggunaan sub query dapat
diterapkan pada pernyataan SELECT, UPDATE, DELETE, dan INSERT.
3.
INDEKS
Indeks disini berguna dalam suatu pencarian
nilai atau data dalam database. Selain untuk perintah SELECT Indeks juga
bermanfaat untuk UPDATE dan DELETE yang menggunakan kondisi pencarian.
Sedangkan Unique index mirip dengan indeks tetapi lebih digunakan untuk
mencegah duplikasi nilai yang terdapat dalam tabel.
4.
KOLOM UNIK
Unique berfungsi untuk menjaga agar tidak
terjadinya duplikasi nilai (kesamaan data) dalam sebuah kolom, hal ini dapat
ditangani dengan membuat sebuah indeks unik atau fungsi unik sendiri pada kolom
yang dimaksud.
5.
CHECK
Check berfungsi untuk melakukan pembatasan nilai
masukan dalam sebuah kolom.
6.
TRIM
Trim berfungsi untuk menghilangkan spasi yang
tidak diperlukan. Ada 3 macam trim yaitu: TRIM, RTRIM, dan LTRIM. TRIM juga
dapat menghilangkan karakter tertentu (bukan spasi kosong saja) dari suatu
string. Opsinya adalah LEADING, TRAILING, dan BOTH.
Kritik
Penulis tidak
menjelaskan dan menuliskan penggunaan beberapa query yang mempunyai perbedaan
penulisan ataupun sintax pada PostgreSQL dan MySQL. Ini cukup membingungkan
karena penulis hanya memberikan contoh pada suatu studi kasus tertentu, bukan struktur
query dasarnya.
Saran
Diharapkan penulis
menjelaskan serta menuliskan query yang mempunyai perbedaan penulisan antar
PostgreSQL dan MySQL. Supaya pembaca mengerti bagaimana struktur query dasar
penggunaannya.
Manfaat
Dari laporan ini
diharapkan para pembaca dapat :
- Mahasiswa memahami dan menggunakan sub query dan indeks dalam pengelolaan database.
- Mahasiswa memahami cara penggunaan cluster, kolom unik dan trim.
Referensi
Modul Praktikum Desain
Basis Data
http://mysql.phi-integration.com/tips-mysql/copy-atau-duplikasi-table-pada-mysql
http://beginner-sql-tutorial.com/id/sql-insert-statement.htm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar